Thursday, 29 October 2009

whine to Allah.



Trust only Allah,
think only of Allah,
remember only Allah,
be thankful only to Allah,
fear only Allah,
worship only Allah,
submit completely to Allah

Thank you Allah.

You are The Most Forgiving,
The Most Merciful

Monday, 19 October 2009

bukan entri gatal

Salam everyone..Somehow it cheered me up when i just bloghopping and found this one blog.Terima kasih Allah kerana mempertemukan daku dengan seorang hamba yang mampu meringankan beban di hati.Apa yang perlu adalah husnuzhon dengan segala yang Kau rancang.
Alhamdulilah saya nak berkongsi ini dengan semua.Sesuatu yang telah menguatkan saya dan semakin hari semakin kuat dalam membina kesabaran diri.

Assalammu'alaikum Wr... Wb...

Apa kabar calon istriku?
Hope u well and do take care...
Allah selalu bersama kita
Ukhtiku... Masihkah menungguku...?


Hmm... menunggu, menanti atau whatever-lah yang sejenis dengan itu kata orang membosankan. Benarkah?!

Menunggu... Hanya sedikit orang yang menganggapnya sebagai hal yang 'istimewa'

Dan bagiku, menunggu adalah hal istimewa Karena banyak manfaat yang bisa dikerjakan dan yang diperoleh dari menunggu Membaca, menulis, diskusi ringan, atau hal lain yang bermanfaat

Menunggu bisa juga dimanfaatkan untuk mengagungkan-Nya, melihat fenomena kehidupan di sekitar tempat menunggu, atau sekadar merenungi kembali hal yang telah terlewati
Eits, bukan berarti melamun sampai angong alias ngayal dengan pikiran kosong Karena itu justru berbahaya, bisa mengundang makhluk dari 'dunia lain' masuk ke jiwa
Banyak hal lain yang bisa kau lakukan saat menunggu
Percayalah bahwa tak selamanya sendiri itu perih
Ngejomblo itu nikmat, kawan!

Bahwa di masa penantian, kita sebenarnya bisa lebih produktif
Mumpung waktu kita masih banyak luang
Belum tersita dengan kehidupan rumah tangga
Jadi waktu kita untuk mencerahkan ummat lebih banyak
Karena permasalahan ummat saat ini pun makin banyak
Karenanya wahai bidadari dunia...
Maklumilah bila sampai saat ini aku belum datang
Bukan ku tak ingin, bukan ku tak mau, bukan pula ku menunda
Tapi persoalan yang mendera bangsa ini kian banyak dan kian rumit
Begitu banyak anak tak berdosa yang harus menderita karena busung lapar, kurang gizi, lumpuh layuh hingga muntaber
Belum lagi satu per satu kasus korupsi tingkat tinggi yang membuktikan bahwa negeri ini 'sarang politikus'
Ditambah lagi bencana demi bencana yang melanda negeri ini
Meski saat ini hidup untuk diri sendiri pun rasanya masih sulit
Namun seperti seorang ustadz pernah mengatakan bahwa hidup untuk orang lain adalah sebuah kemuliaan.
Memberi di saat kita sedang sangat kesusahan adalah pemberian terbaik
Bahwa kita belumlah hidup jika kita hanya hidup untuk diri sendiri

Ukhtiku...
Di mana pun engkau sekarang, janganlah gundah, janganlah gelisah
Telah kulihat wajahmu dan aku mengerti, betapa merindunya dirimu akan hadirnya diriku di dalam hari-harimu
Percayalah padaku aku pun rindu akan hadirmu
Aku akan datang, tapi mungkin tidak sekarang
Karena jalan ini masih panjang
Banyak hal yang menghadang
Hatiku pun melagu dalam nada angan
Seolah sedetik tiada tersisakan
Resah hati tak mampu kuhindarkan
Tentang sekelebat bayang, tentang sepenggal masa depan
Karang asaku tiada 'kan terkikis dari panjang jalan perjuangan, hanya karena sebuah kegelisahan
Lebih baik mempersiapkan diri sebelum mengambil keputusan
Keputusan besar untuk datang kepadamu

Ukhtiku...
Jangan menangis, jangan bersedih, hapus keraguan di dalam hatimu
Percayalah pada-Nya, Yang Maha Pemberi Cinta, bahwa ini hanya likuan hidup yang pasti berakhir
Yakinlah...saat itu pasti 'kan tiba
Tak usah kau risau karena makin memudarnya kecantikanmu
Karena kecantikan hati dan iman yang dicari
Tak usah kau resah karena makin hilangnya aura keindahan luarmu
Karena aura keimananlah yang utama
Itulah auramu yang memancarkan cahaya syurga, merasuk dan menembus relung jiwa

Wahai perhiasan terindah...
Hidupmu jangan kau pertaruhkan, hanya karena kau lelah menunggu.
Apalagi hanya demi sebuah pernikahan.
Karena pernikahan tak dibangun dalam sesaat, tapi ia bisa hancur dalam sedetik. Seperti Kota Iraq yang dibangun berpuluh tahun, tapi bisa hancur dalam waktu sekian hari.
Jangan pernah merasa, hidup ini tak adil
Kita tak akan pernah bisa mendapatkan semua yang kita inginkan dalam hidup Pasrahkan inginmu sedalam qalbu, pada tahajjud malammu
Bariskan harapmu sepenuh rindumu, pada istikharah di shalat malammu Pulanglah pada-Nya, ke dalam pelukan-Nya
Jika memang kau tak sempat bertemu diriku,
sungguh...itu karena dirimu begitu mulia, begitu suci
Dan kau terpilih menjadi 'Ainul Mardhiyah di jannah-Nya

Ukhtiku...
Skenario Allah adalah skenario terbaik
Dan itu pula yang telah Ia skenariokan untuk kita
Karena Ia sedang mempersiapkan kita untuk lebih matang, merenda hari esok seperti yang kita harapkan nantinya
Untuk membangun kembali peradaban ideal seperti yang kita idamkan

Ukhtiku...
Ku tahu kau merinduiku, bersabarlah saat indah 'kan menjelang jua
Saat kita akan disatukan dalam ikatan indah pernikahan
Apa kabarkah kau disana?
Lelahkah kau menungguku berkelana?
Lelahkah menungguku kau disana?
Bisa bertahankah kau disana?
Tetap bertahanlah kau disana...
Aku akan segera datang, sambutlah dengan senyum manismu
Bila waktu itu telah tiba, kenakanlah mahkota itu, kenakanlah gaun indah itu... Masih banyak yang harus kucari, 'tuk bahagiakan hidup kita nanti...

Ukhtiku...
Malam ini terasa panjang dengan air mata yang mengalir
Hatiku terasa kelu dengan derita yang mendera, kutahan derita malam ini sambil menghitung bintang
Cinta membuat hati terasa terpotong-potong
Jika di sana ada bintang yang menghilang, mataku berpendar mencari bintang yang datang
Kalau memang kau pilihkan aku, tunggu sampai aku datang...
Ku awali hariku dengan tasbih, tahmid dan shalawat
Dan mendo'akanmu agar kau selalu sehat, bahagia, dan mendapat yang terbaik dari-Nya
Aku tak pernah berharap, kau 'kan merindukan keberadaanku yang menyedihkan ini
Hanya dengan rasa rinduku padamu, kupertahankan hidup
Maka hanya dengan mengikuti jejak-jejak hatimu, ada arti kutelusuri hidup ini Mungkin kau tak pernah sadar betapa mudahnya kau 'tuk dikagumi
Akulah orang yang 'kan selalu mengagumi, mengawasi, menjaga dan mencintaimu

Ukhtiku...
Saat ini ku hanya bisa mengagumimu, hanya bisa merindukanmu
Dan tetaplah berharap, terus berharap
Berharap aku 'kan segera datang
Jangan pernah berhenti berharap,
Karena harapan-harapanlah yang membuat kita tetap hidup
Bila kau jadi istriku kelak, jangan pernah berhenti memilikiku dan mencintaiku hingga ujung waktu
Tunjukkan padaku kau 'kan selalu mencintaiku
Hanya engkau yang aku harap
Telah lama kuharap hadirmu di sini
Meski sulit, harus kudapatkan
Jika tidak kudapat di dunia...
'kan kukejar sang 'Ainul Mardhiyah yang menanti di surga
Ku akui cintaku tak hanya hinggap di satu tempat, aku takut mungkin diriku terlalu liar bagimu
Namun sejujurnya, semua itu hanyalah persinggahan egoku, pelarian perasaanku dan sikapmu telah meluluhkan jiwaku
Waktu pun terus berlalu dan aku kian mengerti...
Apa yang akan ku hadapi
Dan apa yang harus kucari dalam hidup
Kurangkai sebuah tulisan sederhana ini, untuk dirimu yang selalu bijaksana
Aku goreskan syair sederhana ini, untuk dirimu yang selalu mempesona Memahamiku dan mencintaiku apa adanya
Semoga Allah kekalkan nikmat ini bagiku dan bagimu
Semoga... Kau terindah di antara bunga yang pernah aku miliki dahulu
Kau teranggun di antara dewi yang pernah aku temui dahulu
Kau berikan tanda penuh arti yang tak bisa aku mengerti
Kau bentangkan jalan penuh duri yang tak bisa aku lewati
Begitu indah kau tercipta bagi Adam
Begitu anggun kau terlahir sebagai Hawa
Kau terindah yang pernah kukagumi meski tak bisa aku miliki
Kau teranggun yang pernah kutemui meski tak bisa aku miliki


... (Dewi Khayalan - Daun Band)...
Ya Allah...
ringankanlah kerinduan yang mendera
kupanjatkan sepotong doa setiap waktu,
karena keinginan yang menyeruak di dalam diriku
Ya Allah...
ampuni segala kekhilafan hamba yang hina ini
ringankan langkah kami
beri kami kekuatan dan kemampuan
tuk melengkapkan setengah dien ini,
mengikuti sunnah Rasul-Mu
jangan biarkan hati-hati kami terus berkelana
tak berpenghujung yang hanya sia-sia
dengan waktu dan kesempatan yang telah Engkau berikan
Aamiin...

Wassalamu'alaikum Wr... Wb...



Duhai Allah , kumohon Kau jaga dia dalam dia melaksanakan amanah keranaMu, tapi jangan dia disibukkan dengan duniaMu & perhiasannya. di dalam kurangnya dia mengingat diriku, biarkan ia terganti dengan lebihnya dia mengingatiMu. jika ketabahannya mencabar kesabaranku, Kau redakan amarahku dengan nasihat indah darinya. Jika kejauhan ini adalah fasa untuk meraih redhaMu, jangan Kau goyangkan hati-hati kami yang sudah bersedia untuk menghadapi ujian melalui hamba-hambaMu

i'm a Muslim and I don't steal.

I got a phone call last night when i was sleeping..
it was from my manager but now she got transfered to Newquay..


Hannah:Hello Amira.How are you?You alright?
Me:Hello.Yea im fine.im sorry but who is this?
Hannah:It's Hannah darling..Anne told me about this afternoon.You alright?
Me:Ouh hye Hannah.I miss you..Wish you were there..Yea i'm fine..Don't worry about me..
Hannah:Im sorry honey.I'll ask Anne to get an apology letter from that b****.I know you wont do such thing.
Me:That's alright.i was just shocked.i remember the first time i worked one year ago,i already promised you that i'll give my best to your company.So, you guys know me better.i'm a muslim and i don't steal.
Hannah:Dont worry honey..you're always the best..i'll come next week to see you alright?Sorry for disturbing my love.takecare.
me:thanks Hannah.I love you.
Hannah:ouhhh i love you too darling.


I have a thing for someone who couldnt 'use' their eyes properly. When you lost something,try to search with your wide eyes.If you can't find it at the place you thought it should be, try to go and search again the whole room..Don't just go and straight away make accusation.

The thing is that people are just tooo lazy to go and search..they just like to let other people be in trouble instead of them..I don't like it when i have to waste for one hour to go and check the room that i've cleaned just because of one gold bracelet which i think it is not gold and it is not a bracelet..hmm yeah it's gold in colour but not the real gold..and it's a bangle.duhh~ This old lady, because of her lost bracelet, she confidently said that if it's not in the room, then it must be the one who cleaned the room got it...aisshhhh panas telinga betul.And she wanna lodge a police report just because of one bangle?plus she wants me to pay for the lost..For me,it's fine..im fine with the police and also the money..But i know she will be embarassed at the end of the day because i didn't do it and i just wanna go back and sleep..i have my dissertation to do which is way important than this!

After one hour searching,i found it..apparently, it's under the mattress.Maybe i didn't realize when i tucked the bedsheet in.so, that's it.I didn't get the chance to meet the old lady because Paul,my supervisor didn't let me.The lady didn't even leave her phone number but i guess it's end of discussion. We just have to wait for her phone call telling her that we found her bracelet.haihh

So,this is UK..fun yea?

Sunday, 11 October 2009

menangis.


Dan apabila hamba-hambaKu bertanya kepadamu mengenai Aku maka (beritahu kepada mereka): Sesungguhnya Aku (Allah) sentiasa hampir (kepada mereka); Aku perkenankan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepadaKu. Maka hendaklah mereka menyahut seruanKu (dengan mematuhi perintahKu) dan hendaklah mereka beriman kepadaKu supaya mereka menjadi baik serta betul. [Al-Baqarah:186]


Semalam aku kelukaan,
kecewa kehampaan,
mencalar ketabahan,
mimpi yang sering ku harapkan,
menjadi kenyataan,
namun tak kesampaian.

Allah…
Inginku hentikan langkah ini,
bagaikan tak mampu untuk ku bertahan,
semangat tenggelam,
lemah daya,
haruskah aku mengalah,
namun jiwaku berbisik,
inilah dugaan.

Dan langkahku kini terbuka,
pada hikmah dugaan,
uji keimanan (menguji keimanan),
tak dilontarkanNya ujian,
di luar kekuatan,
setiap diri insan.

Allah…
Pimpinlah diriku,
tuk bangkit semula,
meneruskan langkah,
perjuangan ini,
cekalkan hati dan semangatku,
kurniakan ketabahan,
agar mimpi jadi nyata,
padaMu ku meminta.

Daku mohon agung kudratMu,
wahai Tuhan yang satu,
segalanya dariMu.

UNIC-Langkah tercipta

menangislah hati..tapi usah lupa erti sabar..usah lupa erti tenang.

Saturday, 10 October 2009

..and remember your grave

I truly am amazed with this hadith below. Should you have the time to think for a moment, take a break. SubhanAllah.

From Sahl ibn Aa'd who said that Allâh's Messenger saw said: "Jibreel came to me and said: O Muhammad! Live as you will for you must certainly die; love whom you will since you must certainly leave him; act as you will since you shall certainly be given due reward for it; know that the believers eminence is his standing in prayer during the night, and his honour is having sufficiency without dependency upon the people." Reported by al-Hakim

How I have lived and going to live?
With whom do I associate?
What do I do each and everyday?
How do I spend my time?
Do I love everyone for the sake of Allah or just for the sake of my nafs??
Do I really can stand Hellfire?[If not,why am i doing sinss?]


Just some thoughts, along with the amazement of the importance placed on the qiamullail [night prayers]

LoveLetter

salaam ya'all....greetingss.....halooo....


Amazing how life passes by sooo quikly (counting days to go back), the people you once sat with have departed to different paths to the one you are on, they have their own goals and ambitions in life. Some remain and you carry on your life with them enjoying their company and increasing your memories for the future.

We grew up from innnocent minds to be exploited, we then went through jahiliyyah and then we stumble upon the haq and truth on which we want to remain there in forever, we forget our pasts, we want to move forward because now it doesn't matter about the past...what matters is the future. what is it like to be in our deen? what do we want to do? and most of all where do we want to end up? (i.e hereafter). the crucial point is whether in a good way or not.

The same way an apple grows, so ripe, pure....then it starts to rot if its not picked and eventually it dies.


The same way a baby grows up, goes through life and then old age hits and the final place is death.

Cherish those who you have and hold in your life, you may not get the chance to re-live those moments you once had, so beautiful each moment was cherished close to the heart, where no one can change how you felt at that moment....and you were happy.

Cherish the people around you and let them know that they have a special...different role to play in your life.

The thing that intertwines people together is the Deen, I know because I have shared these precious moments with few people, and Subhanallah the energy!.You just have to share the knowledge and just talk and talk and TAAALLKKKK about Allah's beautiful deen....and just keep talking until a new day begins.

that's the thing that links us all together. Al-Islam =)

have, hold, love and cherish, your Deen is your life, but your frends make it more enjoyable =)

Lots of Dua's from
Amira~